5 Kesalahan Umum Developer Pemula dan Cara Menghindarinya

5 Kesalahan Umum Developer Pemula dan Cara Menghindarinya
Setiap developer pasti pernah membuat kesalahan saat belajar. Yang penting adalah belajar dari kesalahan tersebut. Berikut 5 kesalahan paling umum dan cara menghindarinya.
1. Copy-Paste Tanpa Memahami
❌ Yang Salah
// Copy dari StackOverflow tanpa tahu artinya
const result = arr.reduce((a, b) => ({...a, [b.id]: b}), {});
✅ Yang Benar
Luangkan waktu untuk memahami setiap baris kode:
// Mengubah array menjadi object dengan id sebagai key
const users = [
{ id: 1, name: "Andi" },
{ id: 2, name: "Budi" }
];
const userById = users.reduce((accumulator, user) => {
// Spread operator menggabungkan object sebelumnya
// Lalu tambahkan property baru dengan key = user.id
return {
...accumulator,
[user.id]: user
};
}, {}); // {} adalah initial value
// Hasil: { 1: { id: 1, name: "Andi" }, 2: { id: 2, name: "Budi" } }
Tips: Jika tidak paham, jangan dipakai. Cari penjelasannya atau tulis dengan cara yang Anda pahami.
2. Tidak Menggunakan Version Control
❌ Yang Salah
my-project/
├── app_v1.js
├── app_v2.js
├── app_final.js
├── app_final_fix.js
└── app_beneran_final.js 😅
✅ Yang Benar
Gunakan Git dari hari pertama:
git init
git add .
git commit -m "Initial commit"
# Setiap perubahan penting
git commit -m "Add user authentication feature"
Workflow Sederhana
- Buat branch untuk setiap fitur
- Commit secara teratur dengan message yang jelas
- Merge ketika fitur selesai
3. Tidak Menulis Komentar (atau Terlalu Banyak)
❌ Terlalu Sedikit
function f(a, b) {
return a.filter(x => b.includes(x.id));
}
❌ Terlalu Banyak
// Fungsi untuk filter
// Parameter a adalah array pertama
// Parameter b adalah array kedua
// Kita akan filter a
// Menggunakan method filter()
function filterArrayById(firstArray, secondArray) {
// Panggil method filter pada array pertama
return firstArray.filter(item => {
// Cek apakah id item ada di array kedua
return secondArray.includes(item.id);
}); // Return hasil filter
}
✅ Yang Benar
/**
* Filter items yang ID-nya ada di allowedIds
*/
function filterByAllowedIds(items, allowedIds) {
return items.filter(item => allowedIds.includes(item.id));
}
4. Premature Optimization
❌ Yang Salah
Mengoptimasi sebelum ada masalah:
// "Mungkin nanti slow kalau datanya banyak"
const cache = new Map();
const memoizedFunction = (input) => {
if (!cache.has(input)) {
cache.set(input, heavyComputation(input));
}
return cache.get(input);
};
✅ Yang Benar
- Buat yang berfungsi dulu
- Ukur performanya
- Optimasi jika memang perlu
// Versi simple dulu
function processData(input) {
return heavyComputation(input);
}
// Nanti kalau memang slow, baru optimasi
"Premature optimization is the root of all evil" - Donald Knuth
5. Tutorial Hell
❌ Yang Salah
- Menonton tutorial tanpa praktek
- Mengikuti tutorial tanpa modifikasi
- Pindah ke tutorial baru sebelum selesai
✅ Yang Benar
Metode 70-20-10:
- 70% Buat project sendiri
- 20% Belajar dari tutorial
- 10% Baca dokumentasi dan artikel
Action Steps
- Setelah tutorial, buat versi Anda sendiri dengan modifikasi
- Catat pertanyaan yang muncul saat coding
- Selesaikan project sebelum pindah ke yang baru
Kesimpulan
| Kesalahan | Solusi | |-----------|--------| | Copy-paste tanpa paham | Pahami dulu, baru implementasi | | Tidak pakai Git | Gunakan Git dari hari pertama | | Komentar tidak tepat | Tulis komentar yang menjelaskan "kenapa" | | Premature optimization | Buat berfungsi dulu, optimasi kemudian | | Tutorial hell | 70% praktek, buat project sendiri |
Ingat, semua developer pernah pemula. Yang penting adalah terus belajar dan improve setiap hari.
Happy coding! 💪
Share this article